Pada waktu dulu ada penerbangan komersial yang melayani rute dari salah satu daerah di Kalimantan menuju Pulau Karimunjawa dengan bandara Dewandaru nya. Penerbangan yang tidak bertahan lama ini menggunakan pesawat Casa 212 dengan kapasitas penumpang sekitar 16 orang. Setelah itu terdapat penerbangan charter yang barangkali sampai saat ini masih ada, yakni dengan menggunakan maskapai Kura-Kura Aviation yang juga sebagai pemilik Kura-Kura Resort di salah satu pulau di Kepulauan karimunjawa. Harganya yang menggunakan patokan dolar terbilang cukup mahal yakni berkisar sekitar 250 dolar. Pesawat dengan mesin ganda berjenis baling-baling itu Cuma bisa mengangkut penumpang sekitar 6 orang saja.
![]() |
| ilustrasi pesawat susi air |
Kala itu panjang landasan
masih terbilang pendek dengan panjang landasan aspal sekitar 900 m dan lebar 23
m. Saat ini landasan (runway) telah mengalami perpanjangan sehingga menjadi
1200 m. Pesawat jenis ATR dengan kapasitas 40an sebenarnya sudah dapat mendarat
di landasan ini. Namun sejauh ini belum pernah dicoba.
Alhasil dengan landasan
yang sudah cukup panjang ini, maskapai susi air menggarap rute penerbangan
karimunjawa dari Semarang dan Surabaya. Pesawat bisa menampung hingga 12 orang
penumpang. Tiket dengan harga yang murah mampu menarik orang-orang yang ingin
terbang ke tempat itu. Dengan harga tiket pesawat yang di bawah 500rb itu,
sebenarnya susi air mendapatkan subsidi dari pemerintah.
Baca juga :

Tidak ada komentar:
Posting Komentar